Polda Sumut Pasang Spanduk Imbauan Operasi Patuh Toba 2026

Polda Sumut memasang spanduk berisi sembilan pesan keselamatan berlalu lintas di berbagai titik strategis dalam rangka Operasi Patuh Toba 2026.
Admin
Jurnalis & Reporter Media Sumut
Sabtu, 7 November 2026 | 11:00 WIB
Estimasi: 2 min baca • 2 dilihat

Polda Sumatera Utara terus mengintensifkan edukasi keselamatan berlalu lintas melalui pemasangan spanduk imbauan di sejumlah titik strategis dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026. Langkah preemtif ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mengingatkan para pengguna jalan agar senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas.

Spanduk edukasi tersebut memuat sembilan pesan penting keselamatan berkendara yang ditujukan kepada seluruh pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat. Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat agar masyarakat lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Adapun imbauan yang disampaikan meliputi kewajiban menggunakan helm berstandar SNI, larangan menggunakan telepon seluler saat berkendara, larangan menerobos lampu lalu lintas, serta larangan melawan arus karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar pengendara sepeda motor tidak berboncengan lebih dari dua orang, menggunakan knalpot standar, tidak memberikan kendaraan kepada anak di bawah umur, menghindari berkendara di bawah pengaruh alkohol, serta senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan bahwa pemasangan spanduk tersebut merupakan bagian dari upaya preemtif kepolisian untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Melalui pemasangan spanduk edukasi ini, kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan di jalan raya berawal dari kedisiplinan masing-masing pengguna jalan. Sembilan imbauan tersebut merupakan hal mendasar yang harus dipatuhi untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujar Ferry, Sabtu (07/11/2026).

Menurutnya, Operasi Patuh Toba 2026 tidak hanya mengedepankan penegakan hukum terhadap pelanggaran, tetapi juga memperkuat edukasi dan pendekatan persuasif agar masyarakat memahami pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas.

Ia menegaskan, penegakan hukum tetap dilakukan terhadap pengendara yang melakukan pelanggaran, baik melalui teguran maupun penindakan sesuai ketentuan. Namun, upaya membangun kesadaran masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi juga menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan operasi ini.

“Kami berharap pesan-pesan keselamatan yang terpasang pada spanduk tersebut tidak hanya dibaca, tetapi benar-benar dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai kelalaian sekecil apa pun di jalan raya berakibat fatal bagi keselamatan,” tambahnya.

Polda Sumut mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung Operasi Patuh Toba 2026 dengan menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya, bukan hanya ketika ada petugas kepolisian, tetapi dalam setiap aktivitas berkendara.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari patuhi aturan lalu lintas, saling menghargai sesama pengguna jalan, dan jadikan keselamatan sebagai prioritas utama,” pungkas Ferry.

Penulis Berita

Jurnalis Media Sumut bertugas meliput berbagai isu regional dan nasional terkini secara profesional, objektif, dan berimbang.

Tulis Komentar Anda

Gunakan bahasa yang santun, objektif, dan relevan. Komentar yang mengandung fitnah, hoaks, atau ujaran kebencian akan dimoderasi oleh tim redaksi.