Polsek Gido Gencar Sosialisasi Cegah Karhutla di Nias

Bhabinkamtibmas Polsek Gido Brigpol David R. Zebua mengedukasi warga Desa Baruzo agar tidak membuka lahan dengan cara membakar demi mencegah Karhutla.
Admin
Jurnalis & Reporter Media Sumut
Senin, 2 November 2026 | 17:02 WIB
Estimasi: 2 min baca • 10 dilihat

Dalam upaya mengantisipasi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta menjaga kelestarian lingkungan hidup, Bhabinkamtibmas Polsek Gido Brigpol David R. Zebua melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat di Desa Baruzo, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Senin (02/11/2026) sekira pukul 10.20 WIB.

Kegiatan edukasi dan penyuluhan tatap muka ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat perdesaan mengenai dampak buruk bahaya yang ditimbulkan akibat pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan. Petugas menegaskan bahwa tindakan membuka lahan dengan cara membakar selain memicu gangguan polusi udara dan bahaya kerusakan ekosistem, juga memiliki konsekuensi pidana yang sangat tegas bagi para pelakunya.

Sembari berdialog secara ramah dan humanis, Brigpol David R. Zebua mengimbau para pemilik lahan dan warga petani setempat agar menerapkan pola pengolahan tanah pertanian yang ramah lingkungan tanpa pembakaran. Warga diajak untuk bersama-sama mendeteksi secara dini serta mencegah munculnya titik api (hotspot) di wilayah pemukiman maupun kawasan perkebunan.

Kapolsek Gido menyampaikan bahwa penyiagaan Bhabinkamtibmas melalui kegiatan sosialisasi Karhutla secara berkala merupakan wujud komitmen Polres Nias dalam memelihara stabilitas Kamtibmas serta menjaga keselamatan lingkungan masyarakat desa. Seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Warga masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika melihat adanya potensi kebakaran maupun gangguan keamanan melalui Layanan Bebas Pulsa Call Center 110 Polres Nias yang bersiaga selama 24 jam.

Penulis Berita

Jurnalis Media Sumut bertugas meliput berbagai isu regional dan nasional terkini secara profesional, objektif, dan berimbang.

Tulis Komentar Anda

Gunakan bahasa yang santun, objektif, dan relevan. Komentar yang mengandung fitnah, hoaks, atau ujaran kebencian akan dimoderasi oleh tim redaksi.