Kapolres Simalungun Tampung Keluhan Warga Nagori Marjandi
Ikuti kami di Instagram @mediasumut_id Jajaran Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, kembali turun langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan “Kumpul Bersama Masyarakat” di Kantor Pangulu Nagori Marjandi, Jalan Besar Siantar–Saribu Dolok, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun, Rabu (21/10/2026) mulai pukul 09.00 WIB.
Forum tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M. Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kasat Binmas Polres Simalungun AKP Dorlan Pasaribu, Kapolsek Panei Tonga AKP Daniel Jani Damanik, S.H., Camat Panombean Panei Vauzi Henriko Sidabalok, S.T., Pangulu Nagori Marjandi Budi Sinaga, Bidan Desa Septa Veronica Girsang, perwakilan Maujana Nagori Darma Sinaga, tokoh masyarakat Ali Imran Lubis, perangkat nagori, para Gamot/Kepling, serta 30 perwakilan warga sekitar.
Di hadapan warga, Kapolres menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) sesuai arahan Kapolri melalui program Quick Wins.
Suasana semakin interaktif ketika sesi dialog dibuka. Pangulu Nagori Marjandi Budi Sinaga mengusulkan tes urine bagi anak sekolah, sementara tokoh masyarakat Ali Imran Lubis menyoroti pemberantasan narkoba hingga ke akarnya. Selain itu, warga bernama M. Damanik menyampaikan keluhan terkait serangan hama monyet yang merusak tanaman jagung petani.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres memperkenalkan layanan darurat 110 bebas pulsa serta layanan WhatsApp “Halo Pak Kapolres Simalungun” di nomor +62 811-6501-516 untuk pengaduan masyarakat. Terkait tes urine, Kapolres menyatakan kesiapan Sat Narkoba untuk bekerja sama memberikan penyuluhan terlebih dahulu ke sekolah-sekolah.
Menjawab persoalan hama monyet, Kapolres mengimbau warga agar memanfaatkan budaya lokal seperti membuat orang-orangan sawah tanpa harus memusnahkan habitat hewan tersebut. Di akhir acara, Kapolres juga mengingatkan warga agar bijak bermedia sosial dan segera melapor kepada Bhabinkamtibmas apabila menemukan potensi gangguan keamanan.


