Jalan Pesisir Labuhanbatu Diaspal 2027

Gubernur Sumut Bobby Nasution menargetkan pengaspalan jalan pesisir Labuhanbatu sepanjang 16 kilometer rampung pada 2027 demi kelancaran mobilitas warga.
Admin
Jurnalis & Reporter Media Sumut
Senin, 26 Oktober 2026 | 12:20 WIB
Estimasi: 3 min baca • 13 dilihat

Warga di kawasan pesisir Kabupaten Labuhanbatu mendapatkan kabar menggembirakan terkait perbaikan akses jalan. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menargetkan pengaspalan jalan sepanjang 16 kilometer pada 2027, sebagai jawaban atas aspirasi masyarakat yang menginginkan mobilitas warga lebih lancar.

Komitmen tersebut disampaikan Bobby Nasution ketika menghadiri Pengajian Akbar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut di Lapangan Ika Bina, Jalan MH Thamrin, Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (16/10/2026).

Menurut Gubernur, rencana pengaspalan itu lahir dari aspirasi warga sekaligus permohonan Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita. Pemerintah kabupaten berharap Pemprov Sumut melanjutkan peningkatan infrastruktur jalan di wilayah pesisir yang selama ini menjadi jalur penting bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.

Bobby mengungkapkan, permintaan serupa juga disampaikan Wakil Bupati Labuhanbatu Jamri ketika dirinya melaksanakan salat Jumat bersama. “Tadi pas salat Jumat bersama Bapak Wakil Bupati Labuhanbatu (Jamri) beliau juga menyampaikan permohonan pengaspalan wilayah pesisir Labuhanbatu. Di sini juga disampaikan Ibu Bupati. InsyaAllah, tahun depan jalan pesisir sepanjang 16 kilometer bisa dikerjakan,” ujar Bobby Nasution.

Di hadapan jamaah pengajian, Bobby juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat komitmen bersama memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba, khususnya demi melindungi generasi muda. “Saya titip kepada Bapak dan Ibu untuk ikut memerangi narkoba. Ini juga merupakan komitmen Bapak Kapolri. Forkopimda Labuhanbatu, tokoh agama, lembaga pendidikan, keluarga, serta organisasi kepemudaan untuk memperkuat kolaborasi. Mari bersama kita ciptakan Labuhanbatu bebas narkoba,” ajaknya.

Selain infrastruktur dan pemberantasan narkoba, Gubernur mendorong pengembangan potensi keagamaan di Labuhanbatu, termasuk pembinaan qari dan qariah agar mampu berprestasi hingga tingkat provinsi maupun nasional. Pemprov Sumut, menurutnya, siap mendukung penyediaan sarana pendidikan keagamaan untuk memperkuat pembinaan generasi muda.

“Pemkab Labuhanbatu bisa menyampaikan permohonan. Pemprov Sumut siap membangun ruang kelas dan asrama gedung pesantren dan rumah tahfiz untuk pembinaan generasi muda di Labuhanbatu ini,” ujarnya.

Pada akhir kegiatan, Bobby Nasution memberangkatkan delapan warga Labuhanbatu untuk menunaikan ibadah umrah. Mereka terdiri atas empat laki-laki dan empat perempuan, termasuk warga lanjut usia (lansia), janda, serta seorang penarik becak bernama Muhammad Ali Harahap.

Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Sumut terhadap pembangunan di daerahnya. Ia berharap sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten terus diperkuat, terutama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah memulai pembangunan wilayah pesisir yang dimulai dari Pangkatan, Bilah Hilir, Ajamu dan Tanjung Sarang Elang dan tinggal 16 km lagi. Semoga Bapak bisa merealisasikannya. Kami sekali atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Labuhanbatu mengucapkan terima kasih kepada Bapak,” ucapnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas perhatian dan komitmen Gubernur terhadap pembangunan di Labuhanbatu, Maya menyerahkan karikatur kepada Bobby Nasution pada akhir sambutannya.

Dalam kegiatan itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumut Muhammad Yasir Tanjung menyampaikan tausiyah. Ia mengajak jamaah senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kehidupan, kesehatan, rezeki, dan kesempatan beribadah. “Rasa syukur dapat Bapak/Ibu wujudkan melalui kepedulian terhadap sesama, berbagi rezeki dengan mereka yang membutuhkan,” ucapnya.

Jamaah juga diingatkan agar tidak menunda ibadah dan menjadikan ajaran agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. “Jangan setelah sakit, kesulitan baru kita ingat Allah, tapi biasakan diri ikuti ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Turut hadir Wakil Bupati Labuhanbatu Jamri, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan, anggota DPRD Labuhanbatu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Labuhanbatu, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut dan Pemkab Labuhanbatu, organisasi kepemudaan, serta alim ulama.

Penulis Berita

Jurnalis Media Sumut bertugas meliput berbagai isu regional dan nasional terkini secara profesional, objektif, dan berimbang.

Tulis Komentar Anda

Gunakan bahasa yang santun, objektif, dan relevan. Komentar yang mengandung fitnah, hoaks, atau ujaran kebencian akan dimoderasi oleh tim redaksi.