Pemprov Sumut dan KPPG Perkuat Pengawasan Dapur MBG
Ikuti kami di Instagram @mediasumut_id Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan mempererat kerja sama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Fokus utama sinergi ini adalah meningkatkan pengawasan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna menjamin keamanan pangan, kualitas gizi, serta keselamatan masyarakat dan anak-anak.
Langkah tersebut mengemuka saat Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor menerima kunjungan Kepala KPPG Medan Donal Simanjuntak beserta jajaran di Ruang Kerja Sekdaprov Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Kamis (29/10/2026).
“Kedepan kita perkuat kolaborasi. Kita buat action turun langsung ke dapur SPPG. Memastikan kepatuhan total terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) higienitas, pemenuhan gizi yang tepat dan demi menjaga keselamatan masyarakat dan anak-anak,” ujar Timur Tumanggor.
Selain memperketat pengawasan, Timur menekankan pentingnya melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta produsen lokal dalam memasok kebutuhan pangan dapur SPPG. Melalui strategi ini, program MBG diharapkan tidak sekadar meningkatkan gizi masyarakat, melainkan juga menggerakkan roda perekonomian dan menciptakan lapangan kerja baru di kawasan sekitar.
“Program MBG dirancang agar pertumbuhan ekonomi dimulai dari kawasan sekitar, multi-multiplier effect lokal,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala KPPG Medan Donal Simanjuntak memaparkan perkembangan mutakhir pelaksanaan MBG baik di tingkat nasional maupun regional Sumut. Secara nasional, jumlah SPPG aktif telah mencapai 27.485 unit dari target 32.000 unit.
Khusus wilayah Sumut, jumlah SPPG aktif tercatat sebanyak 1.378 unit dari target 1.762 unit, dengan jumlah penerima manfaat menyentuh angka 3.100.000 orang dari target keseluruhan 4.254.963 orang.
Donal juga menyebutkan bahwa program MBG di Sumut telah menyerap sekitar 61.000 tenaga kerja, yang sebagian besar berasal dari kelompok masyarakat desil 1 sampai 4. Penyerapan tenaga kerja ini diyakini mampu mengangkat taraf hidup dan kesejahteraan mereka.
“Jumlah tenaga kerja yang terserap sebanyak 61.000 di Sumut. Mereka umumnya berada di desil 1 sampai 4. Kita berharap dengan serapan tenaga kerja ini akan mengubah desil mereka,” ungkap Donal.
Guna mengoptimalkan pelibatan pengusaha lokal, KPPG Medan telah memfasilitasi forum temu bisnis antara pemasok dan pengelola SPPG di sejumlah daerah, seperti Medan, Deliserdang, Karo, Sibolga, Tapanuli Tengah, Pematangsiantar, dan Simalungun.
Pihaknya berharap sinergi erat antara Pemprov Sumut dan KPPG Medan ini mampu mendukung pencapaian misi Badan Gizi Nasional (BGN) berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2024, yang mencakup peningkatan akses gizi, edukasi terintegrasi, serta tata kelola pemenuhan gizi nasional yang berkelanjutan.


