Bobby Nasution Tinjau Irigasi Afia Demi Petani Gunungsitoli

Gubernur Sumut Bobby Nasution meninjau rehabilitasi irigasi Afia senilai Rp8,6 miliar di Gunungsitoli guna mendongkrak produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Admin
Jurnalis & Reporter Media Sumut
Jumat, 30 Oktober 2026 | 05:00 WIB
Estimasi: 2 min baca • 12 dilihat

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution melakukan peninjauan langsung terhadap proyek rehabilitasi jaringan irigasi Afia yang terletak di Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli. Proyek strategis bernilai Rp8,6 miliar tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumut, dengan tujuan utama memperluas areal persawahan potensial serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat setempat.

Di sela-sela peninjauannya pada Kamis (29/10/2026), Bobby Nasution menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur irigasi ini merupakan wujud nyata kolaborasi harmonis antara Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

“Secara aturan, wilayah irigasi di bawah 1.000 hektar merupakan kewenangan kabupaten/kota. Namun, atas usulan Pak Wali Kota, Pemprov Sumut hadir memberikan dukungan anggaran untuk mengoptimalkan potensi persawahan di tempat ini,” ujar Bobby Nasution.

Adapun rehabilitasi jaringan irigasi ini mencakup empat titik pengerjaan, yakni Lokasi A sepanjang 999 meter, Lokasi B sepanjang 250 meter, Lokasi C sepanjang 268,5 meter, dan Lokasi D sepanjang 985 meter. Proyek ini diproyeksikan mampu mendongkrak luas lahan sawah potensial dari 135 hektar menjadi 167 hingga 170 hektar, dari total luas baku persawahan yang mencapai sekitar 254 hektare.

Selain memantau progres fisik pembangunan, dalam kesempatan tersebut Bobby juga menyempatkan diri berdialog dengan para petani. Ia menyerap berbagai aspirasi penting, mulai dari ketersediaan harga pupuk bersubsidi, kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti traktor dan mesin perontok padi (power thresher), penyediaan fasilitas pengering gabah (dryer), hingga usulan peningkatan jalan usaha tani serta perbaikan bendungan induk.

Bobby menegaskan bahwa sinergi antara Pemprov Sumut dan Pemko Gunungsitoli akan terus ditingkatkan secara berkelanjutan guna mendorong produktivitas sektor pertanian serta mengangkat kesejahteraan para petani di Kepulauan Nias.

Sementara itu, Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan dukungan nyata yang diberikan Gubernur Sumut terhadap pengembangan sektor pertanian di daerahnya. Ia memaparkan bahwa dari total 254 hektar luas baku persawahan di kawasan Afia, sebelumnya hanya 135 hektar saja yang tergolong sebagai lahan sawah potensial.

“Dengan selesainya jaringan irigasi ini, kami mengestimasi luas lahan potensial dapat meningkat hingga 167 sampai 170 hektar. Dukungan Pemprov Sumut sangat berdampak langsung bagi peningkatan hasil panen masyarakat kami,” pungkas Sowa’a Laoli.

Penulis Berita

Jurnalis Media Sumut bertugas meliput berbagai isu regional dan nasional terkini secara profesional, objektif, dan berimbang.

Tulis Komentar Anda

Gunakan bahasa yang santun, objektif, dan relevan. Komentar yang mengandung fitnah, hoaks, atau ujaran kebencian akan dimoderasi oleh tim redaksi.