5 Lagu Berbahasa Karo yang Populer dan Asyik Dibawakan Saat Karaoke

Kekayaan musik etnik Karo menyimpan sejumlah lagu berbahasa daerah yang populer dan cocok masuk daftar karaoke, dari Piso Surit hingga Nangkih Deleng Sibayak.
Admin
Jurnalis & Reporter Media Sumut
Senin, 19 Oktober 2026 | 11:06 WIB
Estimasi: 2 min baca • 10 dilihat

Suku Karo adalah salah satu etnik asli Sumatera Utara yang memiliki kekayaan seni dan musik tersendiri. Lagu-lagu berbahasa Karo tidak hanya mengangkat tema kehidupan sehari-hari, tetapi juga perasaan, alam, hingga relasi antarmanusia, sehingga tetap akrab di telinga pendengar lintas generasi.

Sejumlah lagu Karo bahkan sudah lama dikenal dan rutin dinyanyikan dalam berbagai kesempatan, termasuk saat berkumpul bersama keluarga. Bagi pencinta karaoke, lagu-lagu berbahasa daerah ini bisa menjadi alternatif menarik untuk melengkapi daftar lagu.

Piso Surit menjadi salah satu lagu Karo paling dikenal. Liriknya menggambarkan kerinduan seorang kepada kekasihnya. Berbagai sumber tentang lagu daerah Sumatera Utara mencatat Piso Surit sebagai lagu dari tanah Karo bertema kerinduan. Karakter melodinya yang lembut dan emosional membuat lagu ini pas dibawakan oleh penyanyi yang menyukai nuansa syahdu.

Berikutnya ada Famili Teksi atau Pamili Teksi, karya Djaga Depari yang menggunakan bahasa Karo. Lagu ini dipilih Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mewakili etnik Karo dalam program Dendang Delapan Etnik Sumut. Struktur lagunya memiliki bagian yang berulang sehingga mudah dinyanyikan bersama-sama. Bagi yang belum fasih, mendengarkan lagu ini beberapa kali sebelum karaoke akan membantu mengikuti pengucapannya.

Terang Bulan juga merupakan lagu Karo ciptaan Djaga Depari. Lagu ini tercatat dalam arsip lagu Karo dan memiliki lirik berbahasa Karo. Nuansanya relatif lembut sehingga cocok untuk sesi karaoke santai bersama teman atau keluarga.

Selain lagu-lagu klasik, lagu Karo modern bertema percintaan dapat menjadi pilihan. Tema cinta umumnya lebih mudah diterima pendengar yang belum terlalu mengenal bahasa Karo, karena emosi lagu tetap dapat dirasakan meski tidak memahami setiap kata.

Satu lagi karya Djaga Depari yang tercatat dalam arsip lagu Karo adalah Nangkih Deleng Sibayak. Judulnya merujuk pada Gunung Sibayak di kawasan Karo. Lagu ini cocok bagi mereka yang ingin menyelipkan unsur daerah dan alam Karo ke dalam daftar karaoke.

Lagu Karo memiliki karakter bahasa dan melodi yang berbeda dari lagu populer Indonesia. Perbedaan itulah yang justru membuatnya menarik ketika dinyanyikan bersama. Selain menjadi hiburan, menyanyikan lagu seperti Piso Surit atau Famili Teksi juga menjadi cara sederhana membantu generasi muda mengenal kembali bahasa dan musik Karo.

Penulis Berita

Jurnalis Media Sumut bertugas meliput berbagai isu regional dan nasional terkini secara profesional, objektif, dan berimbang.

Tulis Komentar Anda

Gunakan bahasa yang santun, objektif, dan relevan. Komentar yang mengandung fitnah, hoaks, atau ujaran kebencian akan dimoderasi oleh tim redaksi.