Pemprov Sumut Dorong 33 Kabupaten Kota Terintegrasi PASADA
Ikuti kami di Instagram @mediasumut_id Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) aktif mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota agar segera terintegrasi dengan Portal Satu Data Provinsi Sumatera Utara (PASADA). Langkah strategis ini diambil guna memperkuat tata kelola data sektoral, mendongkrak kualitas informasi pembangunan, serta mempermudah para investor dalam mengakses potensi daerah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, mengungkapkan hal tersebut dalam kegiatan Pembinaan, Monitoring, dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral serta Pemanfaatan Portal Satu Data yang berlangsung di Aula Transparansi, Kantor Dinas Kominfo Sumut, pada Kamis (5/11/2026).
Erwin menjelaskan bahwa aplikasi PASADA sebelumnya telah diluncurkan secara resmi oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution. Saat ini, seluruh data statistik sektoral tingkat provinsi sudah tersedia di dalam portal tersebut. Ke depannya, Pemprov Sumut berharap agar 33 pemerintah kabupaten/kota dapat berperan aktif dalam menginput serta mengintegrasikan data statistik sektoral di wilayah masing-masing.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 14 pemerintah kabupaten/kota telah terhubung dengan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) sehingga memungkinkan mereka langsung terintegrasi dengan PASADA. Ke-14 daerah tersebut meliputi Kabupaten Langkat, Karo, Dairi, Serdang, Simalungun, Asahan, Mandailing Natal, Batubara, Labuhanbatu Utara, Nias Utara, serta Kota Medan, Pematangsiantar, Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli.
“Kami berharap kabupaten/kota meningkatkan pemahaman dan kapasitas penyelenggaraan statistik sektoral sesuai standar dan ketentuan, memperkuat kolaborasi antara BPS, Dinas Kominfo provinsi, dan Dinas Kominfo kabupaten/kota, memastikan kesiapan infrastruktur keterhubungan dengan SPLP serta sumber daya manusia pengelola portal data daerah, dan menggunakan portal PASADA secara berkelanjutan,” ujar Erwin.
Lebih lanjut, Erwin menerangkan bahwa keberadaan PASADA memberikan manfaat krusial bagi akselerasi pembangunan daerah. Selain berfungsi sebagai pusat data terpadu, portal ini juga dirancang untuk mempermudah calon investor dalam memperoleh informasi akurat mengenai potensi daerah secara cepat dan efisien.
“Misal ada investor dari luar daerah, misalnya yang berminat di sektor pariwisata, Ia dapat langsung mengakses data pertumbuhan ekonomi dan tingkat pendidikan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, melalui akun dan laman yang disediakan,” jelas Erwin.
Sejalan dengan itu, Pemprov Sumut terus menggenjot peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam penyelenggaraan statistik sektoral yang sesuai regulasi. Penguatan sinergi antara Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Kominfo provinsi, serta Dinas Kominfo kabupaten dan kota juga menjadi pilar utama dalam mewujudkan tata kelola data yang terintegrasi penuh.
Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Sektoral Dinas Kominfo Sumut, Ika Hardina Lubis, menambahkan bahwa kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam penyelenggaraan statistik sektoral sekaligus memantapkan implementasi Satu Data Indonesia di tingkat daerah.
Inisiatif ini pun dirancang khusus guna mendongkrak mutu statistik sektoral serta memperkuat kapabilitas sumber daya manusia pengelola data di kabupaten dan kota. “Kita berharap, kegiatan ini bisa mendorong interoperabilitas antara portal Pasada dan portal data kabupaten/kota,” pungkas Ika.


