Digerebek di Bantaran Rel Medan-Binjai, Enam Barak Narkoba Dibakar Usai Tembakan Peringatan

Tim gabungan menggerebek sarang narkoba di bantaran rel kereta api Medan-Binjai, Desa Serba Jadi, Deli Serdang. Petugas melepas tembakan peringatan dan membakar enam barak yang dilengkapi pos pemantauan.
Admin
Jurnalis & Reporter Media Sumut
Senin, 19 Oktober 2026 | 11:01 WIB
Estimasi: 2 min baca • 9 dilihat

DELI SERDANG — Tim gabungan menggerebek sebuah lokasi yang diduga kuat menjadi sarang penyalahgunaan sekaligus peredaran narkoba di bantaran rel kereta api Medan-Binjai, Desa Serba Jadi, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Operasi tersebut sempat diwarnai aksi kejar-kejaran dan tembakan peringatan ke udara setelah sejumlah pria yang berada di lokasi berupaya melarikan diri.

Penggerebekan melibatkan Satresnarkoba Polrestabes Medan, Polda Sumut, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Satpol PP. Untuk mencapai titik sasaran, petugas harus menyusuri jalan sempit di kawasan bantaran rel yang selama ini diduga menjadi tempat aktivitas narkoba.

Begitu petugas datang, sejumlah pria berhamburan kabur. Polisi pun melepaskan beberapa tembakan peringatan ke udara guna menghentikan pelarian mereka. Dalam operasi itu, sejumlah orang berhasil ditangkap.

Petugas juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya narkotika yang diduga jenis sabu, alat isap, timbangan elektrik, serta sejumlah barang lain yang berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha menyatakan, petugas menemukan enam barak yang diduga digunakan sebagai tempat penyalahgunaan dan peredaran narkoba. “Para pelaku yang sedang asyik mengonsumsi barang haram ini sempat terjadi kejar-kejaran dengan tim namun tetap kami kejar. Kami menghancurkan barak-barak,” ujar AKBP Rafli di lokasi.

Menariknya, barak-barak tersebut dilengkapi pos pemantauan yang terhubung menggunakan alat komunikasi handy-talky (HT). Fasilitas itu diduga dimanfaatkan untuk memantau kedatangan petugas sehingga orang-orang di dalam barak bisa segera melarikan diri saat penggerebekan berlangsung.

Agar lokasi itu tidak kembali digunakan, petugas membongkar dan membakar keenam barak. Kepolisian juga menegaskan akan terus mengawasi kawasan bantaran rel tersebut dan kembali melakukan penindakan bila aktivitas peredaran narkoba masih ditemukan.

Penulis Berita

Jurnalis Media Sumut bertugas meliput berbagai isu regional dan nasional terkini secara profesional, objektif, dan berimbang.

Tulis Komentar Anda

Gunakan bahasa yang santun, objektif, dan relevan. Komentar yang mengandung fitnah, hoaks, atau ujaran kebencian akan dimoderasi oleh tim redaksi.